Oleh: ciget03 | Desember 1, 2014

kisi-kisi uas prakarya semester 1 kelas 8

kisi-kisi prakarya uas semester 1 kelas 8

KISI-kisi uas 8.1

Iklan
Oleh: ciget03 | Oktober 21, 2014

Persiapan MID PAI UIN Sunan Kalijaga

Silahkan download bahan-bahan MID mata kuliah Media Pembelajaran dan Pengelolaan Sumber Belajar untuk jurusan PAI semester 3

1. kisi-kisi media pembelajaran

2. Pola PembelajaranMedia poster

3. media bagan

4. Media poster

Oleh: ciget03 | Oktober 11, 2014

ketika bersama anak-anak

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Oleh: ciget03 | Oktober 11, 2014

kisi-kisi mid prakarya smp

silahkan download kisi-kisi prakarya kelas VIII semester 1 tahun pelajaran 2014/2015

KISI-kisi mit8.1

Oleh: ciget03 | September 27, 2012

Goresan Air Mata Mira

Karya : Dwi Riastuti

Malam sudah larut ketika kereta api jurusan Jakarta-Surabaya memasuki daerah Jogja. Hampir seluruh isi kereta tertidur dengan lelap. Hanya Mira yang masih tetap terjaga dengan menggendong anaknya yang baru berusia dua bulan. Sesekali air matanya mengalir dipipinya yang lembut. Dia masih menyesali apa yang telah menimpa dirinya. Laki-laki yang dia pilih ternyata tega meninggalkan dirinya dan Salwa, anaknya. Dia rela diusir orang tuanya demi Alex, suaminya. Mira terhitung masih muda, usianya baru 19 tahun. Pernikahan Mira dan Alex yang terhitung masih dini inilah yang menyebabkan sering terjadi percekcokan hingga terjadi pengkhianatan Alex padanya. Mira tidak berani kembali ke orang tuanya lagi dan kota Jogja adalah pilihannya. Mira menggantungkan harapan untuk mencari sesuap nasi untuk membesarkan Salwa, di kota gudeg ini. Dia ingin jauh dari kota asalnya, Bekasi. Dia tidak ingin orang lain tahu masa lalunya dan Salwa yang kelam. Dia ingin menulis cerita indah di kota ini. Laju kereta semakin melambat dan akhirnya berhenti di Stasiun Tugu. Hiruk pikuk penumpang membangunkan Salwa yang terlelap tidur. Salwa pun menagis. Mira berusaha menenagkannya sambil memberi asi. Terlihat kerepotan sekali si Mira, dia membawa barang-barang dan menggendong Salwa. Harapan untuk bahagia di kota ini menjadi kekuatan baginya untuk tetap tegar melangkah. Mira memegang erat tas yang berisi beberapa lembar pakaiannya dan pakaian anaknya serta ijazah SMA yang dia punya. Baca Lanjutannya…

Oleh: ciget03 | September 27, 2012

Aku ingin menghitung rembulan

Karya : Dwi Riastuti

Hampir tiga tahun gempa Jogja telah berlalu. Tepatnya 1000 hari yang lalu bencana gempa itu terjadi. Banyak nyawa melayang serta rumah yang rusak ringan hingga rata dengan tanah. Kejadian di pagi itu tidak akan begitu saja terlupakan oleh Pak Karto dan Rangga, cucunya yang sekarang telah berusia 8 tahun. Pak Karto harus mengasuh cucu satu-satunya seorang diri karena bapaknya Rangga merantau ke Jakarta, sedangkan semua keluarganya telah tiada, menjadi korban gempa 2006 termasuk emak dan adik Rangga. Malam ini ada yang beda pada Rangga dari malam-malam sebelumnya. Dia masih asyik mengaji bersama kawan-kawannya di surau pinggir dusun. Pak Karto bernafas agak lega malam ini karena Rangga tidak mengajaknya melihat rembulan. Hampir 999 malam Pak Karto dan Rangga selalu melihat rembulan. Yang menjadikan dada Pak Karto sesak adalah setiap Rangga berkhayal tentang Emak dan adiknya yang sedang asyik naik rembulan untuk menuju ke surga. “Tidak bisaanya Rangga tidak pulang sehabis maghrib begini?” gumam Pak Karto sambil melihat kearah ujung gang. Terlihat beberapa kali ia mondar-mandir di teras rumahnya. Dia pun masuk rumahnya yang tinggal 1/6 dari luas rumahnya dahulu. Sesaat langkahnya terhenti saat di depan almari yang kacanya retak dan di dalamnya terdapat tropi juara satu menggambar milik Rangga. Baca Lanjutannya…

Oleh: ciget03 | Desember 10, 2009

nutrients

if you want to knows about nutrients, visit this blog

Oleh: ciget03 | April 28, 2009

Belajar Membuat Presentasi

bikin presentasi

bikin presentasi

Oleh: ciget03 | November 14, 2008

foto keluarga

my family

my family

Oleh: ciget03 | Oktober 14, 2008

Nasehat Memilih Istri

Nasehat Memilih Istri

Sedih aku. Kenapa ada ikhwan yang menolak akhwat hanya gara-gara fisik?! Padahal akhwat itu baik, cerdas, faham agama pula. Pokoknya insya Allah ia sholihah, tapi kenapa ada ikhwan yang menolaknya hanya gara-gara dia tidak cantik?!

Mereka, para ikhwan yang mementingkan kecantikan itu, mungkin beralasan dengan berkata, cantik kan termasuk di dalam syarat-syarat wanita untuk dinikahi. Mereka pun mungkin akan bilang, haditsnya shahih lho. Tapi sayang, mungkin mereka nggak baca sampai akhir kalimat bahwa memilih wanita yang baik agamanya itu lebih selamat.

Mereka mungkin terus bilang, kalau mencari istri yang baik agamanya yang kebetulan cantik boleh khaaan?! Ya memang boleh, tapi pas kebetulan nggak cantik langsung di tolak khaaan?!

Ah, andai saja mereka tahu bahwa di zaman sekarang ini orang yang kaya itu akan semakin kaya dan yang miskin akan semakin miskin. Dan istri yang hebat adalah yang sanggup hidup miskin. Dan istri yang bijak adalah yang sanggup hidup kaya. Semua kan bisa bilang ‘saya siap hidup susah’ tapi dia nggak akan sanggup kalau nggak hebat. Semua juga siap hidup enak tapi dia akan bangkrut kalau nggak bijak. Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori